Kursus Kitab Suci

Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi?
Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal.

(Yoh 6:68)

Apabila aku bertemu dengan perkataan-perkataan-Mu
maka aku menikmatinya.
Firman-Mu itu menjadi kesukaan hatiku.

(Yer 15:16)

Kursus diadakan setiap hari SELASA jam 18.00 tepat- 20.00 tepat
di Jl. Merdeka no 24, Bandung
Masuk dari Sekolah Santa Angela.
Fasilitator: Sr. Emmanuel Gunanto, OSU

17 Jan 2019

Pw S. Antonius Abas. Ibr. 3:7-14; Mrk.1:40-45. Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan. Orang kusta dianggap haram. Ia diasingkan dari masyarakat, sebab orang yang menyentuhnya menjadi haram pula. Yesus bisa saja menyembuhkannya dari jauh. Bukankah perkataan-Nya penuh kuasa? Namun Yesus malah mengulurkan tangannya dan menyentuh dia sambil berkata: “Aku mau, jadilah engkau tahir.” Yesus melihat kebutuhan orang itu bukan hanya sembuh dari penyakitnya, tapi terlebih sentuhan kasih sesama manusia. Dengan menyentuhnya, Yesus tidak menjadi haram, malah orang haram itu menjadi tahir. Siapakah yang hari ini membutuhkan sentuhan kasihku?

16 Jan 2019

Ibr. 2:14-18; Mrk.1:29-39. Semua orang mencari Engkau. Lebih enak dan gampang bagi Yesus ikut dengan Petrus. Malam sebelumnya Ia melayani seluruh penduduk kota yang berkerumun di depan rumah Petrus. Mungkin sekarang ada lebih banyak orang lagi. Lahannya sudah disiapkan. Tapi tidak! Pagi-pagi buta Ia sudah pergi ke tempat sunyi untuk menyendiri bersama Bapa. Di situ menjadi jelas tugas yang yang dikehendaki Bapa dari Dia: Pergi ke kota-kota lain untuk mewartakan Injil, Mungkin Ia mengecewakan Petrus, dan pasti juga orang banyak, tapi kehendak Bapa harus diutamakan di atas segalanya. Yesus mengajar kita apa yang terutama harus kita cari dalam doa: kehendak Bapa dan kekuatan untuk melaksanakannya.