Kursus Kitab Suci

Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi?
Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal.

(Yoh 6:68)

Apabila aku bertemu dengan perkataan-perkataan-Mu
maka aku menikmatinya.
Firman-Mu itu menjadi kesukaan hatiku.

(Yer 15:16)

Kursus diadakan setiap hari SELASA jam 18.00 tepat- 20.00 tepat
di Jl. Merdeka no 24, Bandung
Masuk dari Sekolah Santa Angela.
Fasilitator: Sr. Emmanuel Gunanto, OSU

18 Jul 2019

Kel. 3:13-20; Mat.11:28-30. Datanglah kepada-Ku semua yang letih lesu dan berbeban berat. Di zaman ini banyak orang yang stress karena terbeban oleh aneka persoalan yang tak bisa diatasi. Tidak sedikit orang memilih untuk bunuh diri. Ada pula yang melarikan diri dari kenyataan hidup yang pahit dengan mencari kenikmatan dalam narkoba, minuman keras, seks dll. Yesus memanggil orang-orang yang stress datang kepada-Nya. Ia menjamin akan memberi kelega-an kepada mereka. Caranya dengan menerima salib Yesus yang terasa ringan bila dipikul bersama Dia. Bukan dengan sikap membe-rontak atau terpaksa, melainkan dengan rendah hati dan lemah lembut. Pastilah stress hilang dan kelegaan yang didapat.

17 Jul 2019

Kel. 3:1-6,9-12; Mat.11:25-27. Siapakah aku ini? Tuhan sungguh peduli akan penderitaan umat-Nya di Mesir, dan Ia bertindak dengan mengutus Musa. Bagi Tuhan Musa adalah pilihan yang tepat. Ia mengenal medannya dan orang-orangnya, dan ia punya kepedulian. Tapi Musa tidak percaya diri. Bukankah ia orang buronan di Mesir? Siapakah dia, maka dia yang diutus Tuhan? Musa mempertanyakan identitas dirinya. Dan Tuhan menjawab: “Bukankah Aku akan menyertai engkau?” Jadi siapakah Musa? Dia orang yang disertai Tuhan. Dia dipilih menjadi utusan Tuhan yang harus berbicara dan bertindak dalam nama Tuhan demi keselamatan bangsanya. Yang perlu bagi Musa dan bagi kita: Terus mendengarkan Tuhan.