Kursus Kitab Suci

Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi?
Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal.

(Yoh 6:68)

Apabila aku bertemu dengan perkataan-perkataan-Mu
maka aku menikmatinya.
Firman-Mu itu menjadi kesukaan hatiku.

(Yer 15:16)

Kursus diadakan setiap hari SELASA jam 18.00 tepat- 20.00 tepat
di Ruang Yerikho, Jalan Supratman 1, Bandung
Fasilitator: Sr. Emmanuel Gunanto, osu

Advertisements

20 Jun 2018

Rabu. 2Raj. 2:1,6-14; Mat.6:1-6,16-18. Jangan melakukan agamamu di depan orang supaya dilihat. Di sini disebut tiga praktek keagamaan, yaitu berdoa, memberi sedekah dan berpuasa. Kita suka show, pamer, menunjukkan bahwa kita baik dan saleh, supaya dipuji orang. Kata Yesus, kalau begitu kita sudah mendapat upahnya, yaitu pujian dari orang. Padahal pujian manusia tidak berarti dan hilang seperti asap. Yesus menunjukkan yang lebih baik dengan melakukan semua itu secara tersembunyi. Biar hanya Allah Bapa yang melihat dan menyimpan upahnya di surga, tempat yang paling aman. Tak ada pencuri yang mampu mengambilnya dan nilainya pun tak dapat berkurang karena devaluasi.

19 Jun 2018

Selasa. 1Raj. 21:17-29; Mat. 5:43-48. Kasihilah musuh-musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kalian. Apakah itu mungkin? Hampir mustahil! Seorang negarawan pernah berkata akan menghabisi semua musuhnya. Sesudah beberapa waktu orang bertanya mengapa mereka masih ada. Jawab negarawan itu: “Sesungguhnya saya tidak punya musuh lagi. Semua musuhku sudah menjadi sahabatku.” Luar biasa! Dalam hidup ini kawan bisa menjadi lawan, dan lawan bisa menjadi kawan. Tuhan Allah kita adalah kudus, dan kita pun dipanggil menjadi kudus dengan mengasihi Tuhan dan sesama dengan sekuat tenaga. Ada kalanya kita merasa tak ada cinta di hati. Mohonlah supaya Yesus mau mengasihi dengan hati kita.