Kursus Kitab Suci

Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi?
Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal.

(Yoh 6:68)

Apabila aku bertemu dengan perkataan-perkataan-Mu
maka aku menikmatinya.
Firman-Mu itu menjadi kesukaan hatiku.

(Yer 15:16)

Kursus diadakan setiap hari SELASA jam 18.00 tepat- 20.00 tepat
di Jl. Merdeka no 24, Bandung
Masuk dari Sekolah Santa Angela.
Fasilitator: Sr. Emmanuel Gunanto, OSU

15 Jun 2020

Pw S. Bonaventura. Yes.10:5-7, 13-16; Mat. 11:25-27. Tidak seorang pun mengenal Bapa selain Putra dan orang yang kepada-Nya Putra itu berkenan menyatakannya. Tujuan utama hidup kita adalah mencintai Bapa dan mengabdi kepada-Nya dalam sesama kita. Tetapi bagaimana mungkin mencintai-Nya kalau kita tidak me-ngenal-Nya? Syukurlah Bapa telah mengutus Putra-Nya sendiri yang hidup di tengah kita dan berbicara dengan bahasa kita. Melalui Yesus-lah kita sampai pada pengenalan yang benar akan Allah. Untuk mengenal orang perlu bergaul dengan dia. Begitu juga dengan Allah. Yesus tinggal bersama kita dalam Roh Kudus-Nya. Apakah kita me-nyempatkan diri untuk mendengarkan dan berdialog dengan Dia?

14 Jul 2020

Yes. 7:1-9; Mat.11:20-24. Yesus mengecam kota-kota yang tidak bertobat, sekalipun di situ Ia paling banyak melakukan mujizat-mujizat-Nya. Mujizat tidak menjamin timbulnya dan tumbuhnya iman. Iman adalah anugerah Tuhan. Kita bisa memintanya dengan rendah hati. Perlu lebih dahulu bertobat seperti diserukan Yesus pada awal hidup-Nya di depan umum: “Bertobatlah dan percayalah pada Injil!” Percaya berarti menerima Tuhan sebagai dasar hidup. Kepada-Nya kita berserah diri, dengan komitmen mencari dan melakukan kehen-dak-Nya saja. Percaya menjadi nyata dalam perkataan dan perbuatan kita, dalam hidup kita sebagai anak-anak terang. Tuhan jugalah yang memampukan kita untuk itu.