Kursus Kitab Suci

Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi?
Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal.

(Yoh 6:68)

Apabila aku bertemu dengan perkataan-perkataan-Mu
maka aku menikmatinya.
Firman-Mu itu menjadi kesukaan hatiku.

(Yer 15:16)

Kursus diadakan setiap hari SELASA jam 18.00 tepat- 20.00 tepat
di Ruang Yerikho, Jalan Supratman 1, Bandung
Fasilitator: Sr. Emmanuel Gunanto, osu

Advertisements

20 Nov 2017

Senin. 1Mak. 1:10-15,41-43,54-57,62-64; Luk. 18:35-43. Apa yang kauinginkan Kuperbuat bagimu? Si buta duduk mengemis di pinggir jalan. Hari itu jalan dipadati banyak orang. Mereka mengelu-elukan orang yang rupanya sangat penting. Didengarnya bahwa orang yang lewat itu Yesus dari Nasaret. Oh, itulah nabi anak Daud yang dicerita-kan banyak orang. Nabi yang melakukan banyak mujizat. Pasti ia bisa juga menyembuhkan matanya yang buta! Maka mulailah ia berteriak-teriak mohon dikasihai sang nabi. “Diam!” bentak orang-orang. Tidak, ia tak akan diam. Yesus mendengar teriakan hati si buta. Ia berhenti dan menyuruh orang memanggil dia. “Apa yang kaukehendaki Aku berbuat bagimu?” Jesus datang untuk melayani, juga pengemis buta.

19 Nov 2017

Minggu Biasa XXXIII. Ams. 31:10-13,19-20,30-31; 1Tes. 5:1-6; Mat. 25:14-30 (Mat. 25:14-15,19-21). Yang sorang diberinya lima talenta, yang seorang lagi dua, dan seorang lagi satu. Mengapa tidak sama jumlahnya? Karena pemberian itu diukur menurut kesanggupan ma-sing-masing. Yang menerima lima dan dua talenta segera mulai beru-saha sehingga talenta mereka bertambah. Mereka itu mendapat upah besar dari pemiliknya. Tapi yang menerima satu saja tidak berbuat apa-apa. Mungkin ia malas atau takut beresiko. Yang jelas, ia berpra-sanka buruk terhadap tuannya. Kita diajak menyadari dan mensyukuri segala kemampuan dan bakat yang Tuhan berikan dan mengguna-kannya bagi perkembangan Kerajaan Allah di bumi ini.