Kursus Kitab Suci

Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi?
Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal.

(Yoh 6:68)

Apabila aku bertemu dengan perkataan-perkataan-Mu
maka aku menikmatinya.
Firman-Mu itu menjadi kesukaan hatiku.

(Yer 15:16)

Kursus diadakan setiap hari SELASA jam 18.00 tepat- 20.00 tepat
di Jl. Merdeka no 24, Bandung
Masuk dari Sekolah Santa Angela.
Fasilitator: Sr. Emmanuel Gunanto, OSU

17 Nov 2019

Minggu Biasa Mal. 4:1-2a; 2Tes. 3:7-12; Luk. 21:5-19. Hen-daklah mereka tetap tenang melakukan pekerjaannya dan makan dari hasil jerih payahnya sendiri. Hidup tidak selalu aman dan tentram seperti yang kita harapkan. Di kala badai mengamuk, bencna bertubi-tubi, kekacauan dan perang di mana-mana, orang berpikir kiamat sudah dekat. Dari dulu di zaman Yesus sampai sekarang kiamat sudah berkali-kali diramalkan. Sebaiknya kita berpegang pada pesan Yesus, yaitu bahwa tak seorang pun tahu kapan saatnya. Tapi hendaklah kita berjaga-jaga, melakukan pekerjaan kita dengan te-nang,  tetap bertahan dalam iman dan kasih sampai terbit surya kebe-naran dengan sayapnya yang menyembuhkan.

16 Nov 2019

Keb.18:14-16, 19:6-9; Luk. 18:1-8. Allah akan membenarkan para pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya… Ia akan segera menolong mereka. “Saya sudah berdoa, tapi Tuhan tidak mendengarkan saya. Jadi buat apa berdoa?” Yesus menegaskan bahwa kita harus berdoa terus menerus. Tuhan tidak tuli. Ia mendengar lebih banyak dari yang kita ucapkan. Ia memberi lebih banyak dari yang kita minta. Kita perlu dengan sabar dan rendah hati memohon, dan memohon terus. Tuhan pasti menolong pada saat yang berkenan kepada-Nya dan dengan cara yang paling tepat menurut kebijaksanaan-Nya. Tak ada yang lebih baik dan indah dari-pada berserah kepada Penyelenggaraan Ilahi-Nya.