Kursus Kitab Suci

Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi?
Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal.

(Yoh 6:68)

Apabila aku bertemu dengan perkataan-perkataan-Mu
maka aku menikmatinya.
Firman-Mu itu menjadi kesukaan hatiku.

(Yer 15:16)

Kursus diadakan setiap hari SELASA jam 18.00 tepat- 20.00 tepat
di Jl. Merdeka no 24, Bandung
Masuk dari Sekolah Santa Angela.
Fasilitator: Sr. Emmanuel Gunanto, OSU

22 Jan 2020

1Sam.17:32-33,37,40-51; Mrk. 3:1-6. Engkau mendatangi aku dengan pedang, tongkat serta lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama Tuhan semesta alam. Goliat si raksasa bukan tandingan Daud yang masih kecil. Senjatanya pun sebuah pengum-ban atau katapel, mainan anak-anak. Tapi hanya dengan sekali lempar, batu pengumban masuk ke dalam dahi Goliat, dan rebahlah ia tidak sadarkan diri. Daud membuktikan kebenaran imannya, bahwa pertempuran ada di tangan Tuhan, dan Ia menyelamatkan bukan dengan tombak atau lembing. Kita pun menghadapi banyak musuh yang jauh melebihi kekuatan kita. Kita tak perlu takut asal percaya teguh bahwa Tuhan di pihak kita bila kita berjuang atas nama-Nya.

21 Jan 2020

Pw. S. Agnes. 1Sam.16:1-13; Mrk. 2:23-28. Manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi Allah melihat hati. Samuel diutus untuk mengurapi salah satu anak Isai menjadi raja menggantikan Saul. Satu per satu anak Isai dihadapkan kepadanya. Yang dinilai Samuel adalah perawakan si calon. Tapi tidak ada yang memenuhi kriteria Tuhan, sebab Ia melihat hati. Pilihan Tuhan, yaitu Daud si bungsu, ada di ladang sedang menggembalakan domba. Dalam memilih calon untuk imam, hidup membiara atau jabatan, kita pun menilai apa yang terlihat atau diukur dengan macam-macam test. Jangan lupa faktor hati, yang hanya bisa dilihat oleh Tuhan, dan oleh orang yang mata hatinya terbuka untuk bisa melihat apa yang dilihat Tuhan.