Kursus Kitab Suci

Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi?
Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal.

(Yoh 6:68)

Apabila aku bertemu dengan perkataan-perkataan-Mu
maka aku menikmatinya.
Firman-Mu itu menjadi kesukaan hatiku.

(Yer 15:16)

Fasilitator: Sr. Emmanuel Gunanto, OSU
Selama Pandemi Kursus disiarkan via youtube.
Marilah kita simak bersama Yesaya Bab 15-23.

https://www.youtube.com/watch?v=VbRL4yLodAA

6 Feb 2023

Senin. S. Paulus Miki. Kej. 1:1-19; Mrk. 6:53-56. Dan semua orang yang menjamah Yesus menjadi sembuh. Dengan itu Yesus menun-jukkan bahwa Kerajaan Allah sudah datang. Bukankah pada mulanya Allah menjadikan segalanya baik dan sempurna? Dosalah yang meru-sak segalanya dan mendatangkan penyakit dan sengsara. Kita boleh gembira melihat usaha-usaha memulihkan bumi kita yang rusak, kotor dan tercemar, kehidupan segala makhluk yang terancam. Tetapi itu belum cukup. Pengrusakan masih berjalan terus, keserakahan manu-sia sulit dibendung, kekerasan dalam keluarga sampai hubungan in-ternasional masih terus berlanjut. Masing-masing bisa menyumbang biar sekecil apa pun untuk menjadikan bumi ini lebih baik.

5 Feb 2023

Minggu Biasa V. Yes. 58:7-10; 1Kor. 2;1-5; Mat. 5:13-16. Kamu ada-lah terang dunia. Bumi kita diterangi matahari yang memberi terang dan panas dari pagi sampai sore. Bagaimana kita bisa menjadi ‘terang dunia’ yang bersinar terus menerus? Nabi Yesaya memberi caranya: memberi makan orang lapar dengan makanan yang kita sukai sendiri, memberi pakaian kepada orang telanjang, memberi tumpangan kepada tunawisma. menolong saudara yang kesusahan, tidak membebani orang, tidak memfitnah. Dengan demikian, kata Yesaya, “terangmu akan merekah seperti fajar…terangmu akan terbit dalam gelap, dan kegelapanmu akan seperti rembang tengah hari.”  Berbuat baik terus menerus, itulah yang membuat kita bersinar.