Monthly Archives: October 2019

31 Okt 2019

Rm. 8:31b-39; Luk 13:31-35. Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan, kesesakan, penganiayaan, kelaparan…? Allah begitu mengasihi kita, sehingga Ia tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri demi keselamatan kita. Kita perlu tetap bersatu dengan Dia seperti ranting pada pokok anggur. Dalam sejarah Gereja selama dua puluh abad kita mengenal banyak sekali martir. Ketika mereka dihadapkan pada pilihan: “Menyangkal Kristus atau mati”, mereka memilih mati, karena yakin bahwa maut pun tak bisa memisahkan mereka dari kasih Kristus. Itulah keyakinan kita sekalian seperti diteladankan oleh Paulus. Ia memilih mati daripada menyangkal Kristus. Kini ia telah bersatu dengan yang ia kasihi.

30 Okt 2019

Rm. 8:26-30; Luk.13:22-30. Allah turut bekerja untuk menda-tangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia. Seorang perem-puan berdoa mohon jodoh dengan perantaraan Santo Yusuf. Setelah beberapa tahun berdoa, belum mendapat juga. Akhirnya ia marah dan melemparkan patung Santo Yusuf dari lantai atas keluar jendela. Patung itu meniban kepala seorang laki-laki yang sedang lewat di jalan. Perempuan itu lari ke bawah dan merawat luka di kepala si lelaki. Jadilah perkenalan yang berkembang menjadi persahabatan dan keduanya lalu menikah. Mengapa hal-hal buruk menimpa orang baik? Kita tidak tahu. Tapi yakinlah bahwa Tuhan mendatangkan kebaikan bai orang-orang yang mengasihi Dia.