Monthly Archives: March 2017

31 Mar 2017

Keb. 2:1a,12-22; Yoh. 7:1-2,10,25-30. Mari kita menghadang orang baik, sebab ia menjadi gangguan dan menentang pekerjaan kita. Begitulah cara berpikir para imam kepala dan ahli Taurat yang menjatuhkan hukuman mati atas Yesus. Begitu juga cara berpikir orang-orang di abad ke-21 ini yang mau menang sendiri di bidang ekonomi, sosial, politik. Mereka mau berkuasa sendiri dengan cara apa pun. Tapi mereka terhalang oleh “orang baik” yang memakai cara-cara etis, yang lurus jalannya, bersih pikiran dan hatinya. Jadi orang baik harus dibungkam, kalau bisa untuk selama-lamanya, supaya yang jahat bisa leluasa berbuat jahat. Yesus mengajar kita berdoa: “Bapa kami …. bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin.”

Advertisements

30 Mar 2017

Kel. 32:7-14; Yoh. 5:31-47. Begitu cepat mereka menyimpang dari jalan yang Kuperintahkan kepada mereka. … Musa mencoba melunakkan hati Tuhan Allahnya. Allah adalah pengasih dan pengampun, tetapi juga maha adil. Murka-Nya bangkit terhadap orang-orang yang rusak perilakunya. Di situlah Musa tampil sebagai penengah. Ia berusaha mendamaikan Allah dengan umat pilihan-Nya yang telah berlaku busuk. Itulah tugas seorang nabi, dan tugas kita juga, sebab kita masing-masing dipanggil menjadi nabi. Nabi dekat pada umat, tahu segala borok-boroknya. Ia juga dekat dengan Allah, mengenal hati-Nya dan menyampaikan sabda-Nya kepada umat, dan berdoa bagi mereka mohon Allah mengampuni mereka.