Monthly Archives: March 2016

31 Mar 2016

Kis 3:11-26; Luk 24:35-48. Dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada se-gala bangsa mulai dari Yerusalem. Kamu adalah saksi dari semuanya ini. Kita tidak hidup sezaman dengan Yesus. Bisakah kita menjadi saksi-Nya? Ada saksi mata, ada saksi iman. Kita bukan saksi mata, tapi kita telah menerima iman turun temurun. Iman itulah yang kita turunkan dan kita wariskan. Iman bukan apa yang kita tahu dengan pikiran, misalnya bahwa Allah itu Esa, kudus, mahakuasa dan maha-rahim. Tapi hanya kalau itu menjadi keyakinan yang kita hayati dengan jiwa dan raga, kalau kita mengampuni dengan ikhlas dan sempurna, barulah orang akan percaya bahwa Allah itu pengampun.

Advertisements

30 Mar 2016

Kis 3:1-10; Luk 24:13-35. Emas dan perak tidak ada padaku. Tapi apa yang kupunya, kuberikan: Atas nama Yesus Kristus, orang Nasaret itu, berjalanlah! Tidak ada orang yang terlalu miskin untuk memberi, sebab memberi itu tidak selalu harus berupa uang. Ada banyak hal lain bisa diberikan dengan gratis: senyum, salam, sapaan, kasih dan perhatian, kata-kata ramah yang menghibur, menghargai dan memberi semangat. Petrus memberi kemampuan berjalan kepa-da orang yang lumpuh dari lahir. Kuasa itu ia terima dari Yesus, diak-tifkan oleh iman Petrus dan iman si lumpuh. Karunia apa yang saya terima dari Tuhan? Apa yang bisa saya berikan kepada orang lain sesuai karunia yang kuterima itu?