Monthly Archives: February 2014

28 Feb 2014

Jumat. Yak 5:9-12; Mrk 10:1-12. Turutilah teladan penderitaan dan kesabaran  para nabi yang telah berbicara demi nama Tuhan. Menjadi nabi tidak gampang. Ia harus membawakan suara Tuhan, suara kasih, kebenaran dan keadilan kepada orang-orang yang tidak mau dengar dan tidak mau tahu. Menempuh jalan kebenaran dan kekudusan berarti melawan arus. Orang benar, baik dahulu maupun sekarang, suka ditertawakan, diacuhkan, bahkan dimusuhi, dianggap subversif, dihukum dan dibunuh. Menjadi nabi Allah tidak menarik, dulu tidak, sekarang pun tidak. Namun menjadi nabi itu bukan pilihan sendiri, melainkan pilihan Allah. Tuhanlah yang memberi kekuatan dan ketabahan dari hari ke hari untuk mendengarkan, merenungkan, menghayati firman-Nya serta mewartakannya.

Advertisements

27 Feb 2014

Kamis. Yak 5:1-6; Mrk 9:41-50. Kamu telah menghukum, bahkan orang yang benar, dan ia tak dapat melawan kamu. Dalam sejarah manusia di mana saja orang yang puya kuasa suka main kuasa. Yang menjadi korban adalah orang tak bersalah yang lemah dan tak mampu membela perkaranya. Namun ada Hakim tertinggi yang menghakimi setiap orang dengan adil. Hakim ini tak bisa dibohongi atau disuap. Ia melihat dan mengetahui segalanya. Masing-masing akan diberi ganjaran seperti yang pantas ia terima. Maka orang yang menghakimi dengan sewenang-wenang patut meratap dan menangis atas sengsara yang akan meimpanya. Sebaliknya, bila kita dianiaya karena kebenaran, berbahagialah kita, karena kitalah yang empunya kerajaan surga.