Monthly Archives: July 2016

31 Jul 2016

Minggu Biasa XVIII. Pkh 1:2; 2:21-23; Kol 3:1-5; 9-11; Luk 12:13-21. Apakah faedahnya yang diperoleh manusia dari segala usaha yang dilakukannya dengan jerih payah di bawah matahari? Si Pengkhotbah mau menunjukkan bahwa banyak usaha dan jerih payah kita sia-sia belaka. Contohnya si kaya yang telah menimbun banyak kekayaan. Di saat mati ia harus meninggalkan semua hartanya. Tak ada yang bisa dibawa. Namaya akan dilupakan. Kedudukannya akan diberikan kepa-da orang lain. Buku-buku yang ditulisnya mungkin akan diloakkan. Mayatnya akan dipendam dalam tanah sebagai barang busuk. Jadi, apa yang sungguh penting? Apa yang bisa kita bawa? Hanya kebaikan yang kita buat dan apa yang kita amalkan dan dermakan.

Advertisements

30 Jul 2016

Yer 26:11-16,24; Mat 14:1-12. Tuhanlah yang mengutus aku untuk menyampaikan segala perkataan ini. Yeremia disuruh Tuhan menyampaikan firman ini kepada orang-orang Israel yang datang beribadah di rumah Tuhan: “Kalau kamu tidak mau berbalik dari ting-kah lakumu yang jahat, tidak mau mengikuti hukum Taurat, tidak mau mendengar nabi-nabi utusan-Ku, rumah Tuhan akan binasa.” Semua yang mendengar perkataan itu menjadi marah, menangkap Yeremia dan mau membunuh dia. Memang firman yang menyuruh kita bertobat dari tingkah laku yang jahat tidak enak didengar. Yeremia hanya bisa menjawab bahwa itu firman Tuhan, bukan perkataannya sendiri. Enak atau tidak, firman Tuhan selalu diberi demi keselamatan kita.