Monthly Archives: August 2018

31 Agustus 2018

1Kor. 1:17-25; Mat. 25:1-13. Kami mewartakan Yesus yang disalibkan. Kalau kita membuat kampanye untuk seseorang, tentu yang kita tampilkan adalah keunggulannya, kehebatannya, supaya orang mau memilih atau ikut dia. Apa yang bisa kita tampilkan tentang Yesus sehingga orang mau menjadi pengikut-Nya? Yesus yang disalibkan: hukuman mati yang paling keji yang diberikan kepada penjahat besar dalam kekaisaran Roma. Orang yang mewartakan tokoh seperti itu sudah pasti menjadi bahan tertawaan dan ejekan. Itulah yang dialami oleh para pewarta pertama. Tapi mereka berhasil juga. Yesus disalibkan bukan karena perbuatan jahat, tapi sebagai tanda kasih-Nya yang terbesar bagi kita orang berdosa.

30 Agustus 2018

1Kor. 1:1-9; Mat. 24:42-51. Ia juga akan meneguhkan kamu sampai pada kesudahannya sehingga kamu tak bercacat pada hari Tuhan kita Yesus Kristus. Tuhan berfirman kepada Abram: “Hiduplah di hadapan-Ku dengan tidak bercela.” (Kej 17:1) Itulah acara harian kita: Hidup di hadapan Tuhan tanpa cacat cela. Apakah itu mungkin? Orang yang berusaha hidup benar masih jatuh juga beberapa kali sehari. Jadi apa yang harus kita buat? Yang penting jangan menyerah. Percaya Tuhan menopang kita. Kita boleh mengandalkan kekuatan Tuhan setiap hari dan setiap saat. Ia setia mendampingi kita sampai akhir hidup dan menerima kita dalam pelukan belas kasihan-Nya.