Monthly Archives: December 2019

31 Des 2019

1Yoh. 2:18-21; Yoh.1:1-18. Dari kepenuhannya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia. Allah adalah sumber hidup, dan Ia memilikinya dalam segala kelimpahan. Dari kepenuhan-Nyalah kita menerima kasih karunia demi kasih karunia, tanpa batas, sejauh kita bisa menerimanya. Bejana yang sudah penuh tidak bisa diisi lagi. Bejana yang penuh dengan egoisme, cinta diri, cinta uang, cinta harta, irihati, tidak ada tempat lagi bagi kasih karunia Allah. Baiklah kita mengosongkan diri dari segala yang bukan Allah, dan mengisinya dengan kerinduan akan Allah, kerinduan untuk meng-isi segala hari di tahun mendatang dengan syukur dan pujian berkat kasih karunia yang Ia curahkan ke dalam hati kita.

30 Des 2019

1Yoh. 2:12-17; Luk. 2:36-40. Janganlah mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Pernyataan ini membuat kita bingung. Bukankah kita hidup di dunia dan harus mengasihi apa yang ada? Perlu bertanya apa yang dimaksud Yohanes dengan “dunia”. Yang ia maksud adalah: keinginan daging, keinginan mata serta keangkuhan hidup. Orang yang hanya memikirkan makan enak, berpakaian dan berdandan mewah, pakai tas dan sepatu bermerek, pangkat yang tinggi, baginya tak ada tempat untuk kerohanian. Tak ada waktu untuk ingat Tuhan dan berdoa. Dia memakai sesama hanya untuk melayani dirinya. Tak terpikir untuk melayani orang lain. Dunia itu akan lenyap, tapi yang melakukan kehendak Allah akan hidup kekal.