Bahan Sharing KS

Bahan di bawah ini dapat digunakan untuk melakukan Sharing Kitab Suci dalam sharing berkelompok, muda-mudi, atau dalam keluarga.

(Untuk mendownload bahan klik judul yang bergaris bawah)

  • Yesus dan kaum miskin
  • Yesus dan kaum miskin

    Allah menciptakan bumi ini dan segenap isinya. Segalanya Ia serahkan kepada manusia untuk dipelihara dan dikembangkan sebagai sarana hidup. Untuk hidup layak ia perlu makanan, pakaian dan tempat bernaung. Sebagai makhluk yang punya roh dan akal budi, ia juga butuh ‘makanan rohani’ untuk tumbuh berkembang menjadi manusia citra Allah.

    Di sepanjang sejarah selalu ada orang kaya dan orang miskin: Orang yang berkecukupan bahkan berkelimpahan, dan orang yang kekurangan, bahkan melarat. Padahal Allah memberi cukup, bahkan limpah untuk menghidupi semua ciptaan-Nya. Jurang kaya miskin sering disebabkan karena pembagian yang tidak adil. Bandingkan gaji pejabat dan upah minimum buruh di negara kita. Bagaimana pula dengan penganggur yang jumlahnya makin banyak?

    Kekayaan sering dianggap sebagai berkat. Benar, asal juga dijadikan berkat untuk orang lain, khususnya yang berkekurangan. Kalau tidak, menjadi kutuk atau jerat yang mencelakakan. Kemiskinan sering dianggap kutuk. Benar kalau itu membuat orang menjauh dari Allah. Tapi bisa juga jadi berkat, kalau lebih mendekatkan pada Allah dan sesama.

    Yesus lahir dalam keluarga miskin. Bagi ibu-Nya yang akan melahirkan tidak ada tempat di penginapan. Waktu Ia diserahkan kepada Tuhan di Yerusalem, mereka membawa kurban yang biasa diberikan oleh orang miskin. Waktu menjadi guru keliling, Ia tidak punya tempat untuk meletakkan kepala-Nya (Luk 9:58). Kemiskinan Yesus bukan ‘nasib’, tapi pilihan. “Ia tidak menganggap kesetaraan dengan Allah sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri…” (bdk Fil 2:5-8). Yesus hidup miskin sebab Ia mau solider dengan manusia. Dan manusia kebanyakan adalah orang miskin.

    Yesus bukan orang fanatik yang mengutuk orang kaya atau kekayaan. Ia memberi kesempatan kepada orang kaya untuk menjadikan kekayaannya berkat bagi orang lain. Dari mana Yesus dan para rasul mendapat nafkah? Ada perempuan-perempuan yang “melayani rombongan itu dengan kekayaan mereka.” (bdk Luk 8:1-3). Lihat perubahan yang terjadi pada Zakheus (Luk 19:1-10). Yesus tidak menolak minyak harum mahal dituangkan ke kaki-Nya, “Biarkanlah ia melakukan hal ini … orang miskin selalu ada pada kamu, tetapi Aku tidak akan selalu ada pada kamu.” (bdk Yoh 12:1-8)

    Yesus memberi perhatian khusus kepada orang miskin dan hina, “Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan surga.” (Mat 5:3). “Miskin” di sini berarti hidup dalam kekurangan materi, dihayati dengan sikap batin penuh harapan, syukur dan percaya penuh akan penyelenggaraan Allah. Mereka ini lebih terbuka untuk menerima Yesus, “Kepada orang miskin diberitakan kabar baik.” (Luk 7:22)

    Pendalaman: Mrk 6:30-44 dibaca dua atau tiga kali.

    Tokoh-tokoh dalam cerita ini:

    Yesus: rencana-Nya untuk “nyepi” bersama murid-murid-Nya digagalkan oleh orang banyak yang mengikuti mereka. Melihat orang banyak itu Yesus merasa kasihan. Mereka seperti domba tanpa gembala, lapar rohani dan lapar jasmani. Ia memuaskan mereka dengan pengajaran dan dengan roti dan ikan (yang sedikit menjadi banyak). Ia melibatkan murid-murid-Nya, “Kamu harus memberi mereka makan.” Ia memberi dengan limpah, tapi tidak boleh ada yang dibuang.

    · Murid-murid: Mereka baru pulang dari misi yang pertama: antusias, juga capek. Yesus mengajak mereka istirahat di tempat sunyi. Tahu-tahu mereka dihadang orang banyak. Rencana libur gagal. Mungkin ada yang kecewa. Mereka ikut mendengarkan pengajaran Yesus. Barangkali bukan hal baru bagi mereka. Pengajaran cukup lama sampai hampir malam. “Suruhlah mereka pergi.” Solusi yang gampang. Tapi Yesus malah menyuruh mereka memberi makan kepada orang banyak dengan hanya 5 roti dan 2 ikan. Mana mungkin? Mereka melihat Yesus mengucap berkat, memecahkan roti itu, dan mereka disuruh membagi-bagikannya. Makin dibagi, makin banyak sampai semua kenyang. Lebih dari 5000 orang. Masih ada banyak sisa roti dan ikan yang mereka kumpulkan.

    Orang banyak. Mereka menyusul Yesus ke tempat sunyi itu, cukup jauh. Mereka meninggalkan pekerjaan mereka. Ada yang membawa anak-anak. Mereka itu bukan kaum elit, tapi kebanyakan orang miskin, susah, tertindas, tersingkir. Macam-macam motivasi mereka mencari Yesus. Ketika mulai malam, mereka disuruh duduk dalam kelompok-kelompok. Panitia menyediakan konsumsi. Ternyata cukup, bahkan lebih. Dari mana?

    Renungan

    Masuklah ke dalam cerita itu dan jadilah salah satu tokoh. Amatilah Yesus, sikap, gerak-gerik, ucapan-Nya. Lalu pergilah menyendiri, berdua saja dengan Yesus, dan bicaralah kepada-Nya. Siapakah Dia bagi anda, dan siapakah anda bagi Dia? Apa yang anda harapkan dari Dia, dan apa yang Dia harapkan dari anda khususnya terhadap orang miskin, di tahun ini, di hari-hari yad?

    Saling berbagi

    Siapa yang tergerak hatinya dapat membagikan pengalaman rohaninya. Bagaimana pertemuan anda dengan Yesus di tempat sunyi itu? Apa yang anda temukan mengenai pribadi-Nya dan pribadi anda?

    Doa spontan

    Advertisements

    10 responses to “Bahan Sharing KS

    1. Sr.Emma yang terhormat,
      saya mendapat pertanyaan orang orang, kenapa sampai saat ini hanya Bunda Maria yg menampakkan Dirinya.Seperti halnya di Banneux, Lourdes, Fatima dan banyak tempat didunia.
      Yesus ? kapan Dia hadir berbicara seperti Bunda Maria?
      Artinya ” penampakan Yesus” ? apakah penampakan dengan kehadiran dapat di persamakan ?
      Apakah mother Teresa di Calcutta pernah berjumpa dengan Yesus secara langsung?
      Salam,
      Tjhun Hong, THE( ibu)

      • Yesus menampakkan diri kepada Sr. Maria Margaretha Alacoque, orang Perancis, tentang devosi kepada Hati Kudus Yesus.

        Lalu Yesus juga menampakkan diri kepada Sr. Faustina,
        orang Polandia, tentang devosi kepada Kerahiman Ilahi.

        Penampakan tidak sana dengan kehadiran,
        Kalau Yesus selalu hadir seperti yang Ia janjikan:
        “Aku menyertai kamu sampai akhir zaman”
        Tetapi kehadiran-Nya tidak kelihatan.
        Dalam penampakan, ia kelihatan dengan indra mata
        dan kedengaran suara-Nya dengan indra telinga.

        Apakah Yesus pernah menampakkan diri
        kepada Mother Teresa dari Calcutta?
        Setahu saya tidak.

      • Wolfgang Stein

        Dear Tjhun-Hong or “Hariati Setiabudi”, liebe “Honky”,
        are you the RIGHT person in Aachen, Germany and Vaals, Netherlands???
        If yes, please reply me under: “Wahoo.Wolf@Yahoo.com”!!!
        Many thanks and greetings from Germany
        Wolfgang Stein

    2. Dina Njotohusodo

      Suster Emma yg terhormat,
      Salam jumpa kembali di internet …
      Sy Dina ex murid suster Ursulin di SMP n SMA Santa Maria Surabaya , banyak terima kasih tuk retret pertama sy bersama suster dikala sy SMP klas 3 ,pada waktu itu sy belum menjadi seorang Katolik hanya simpatisan saja karena sekolah dan spt org tua sy juga..
      Tetapi saat mengikuti retret suster itu … Sungguh andalah telah menyalakan api Roh Kudus dalam hati saya … lewat suara lembut suster dalam membawa retret saat itu…. yang akhirnya berkembang hingga sekarang … Saya rasa itulah berkat berbagi dari anda yg sy alami .. sehingga saat sy akhirnya SMA berani dibaptis,kemudian thn selanjutnya disusul oleh ke dua org tua jg adik, dan akhirnya sy juga diperjumpakan Tuhan dengan pasangan hidup org katolik sehingga ke tiga ank saya pun juga sudah menjadi anak Katolik yg bersekolah di Santa Maria Juanda Jakarta..
      Ya itulah sharing sy dalam hal berbagi yg tak pernah sy rasa akan habis …karena sy percaya Tuhan lah yg bekerja/berkaya selalu dalam hidup saya .

      Salam
      Ibu Dina Njotohusodo
      Jakarta

    3. Setelah saya membaca renungan pada hari ini yaitu tentang Yesus memberi makan lima ribu orang saya pertama-tama heran dan tidak mengerti dari asal muasal dan mujizat dari Tuhan Yesus, yang jelas saya semakin lebih percaya lagi sebab selain peristiwa tersebut Tuhan Yesus juga banyak membuat mujizat seperti menyembuhkan orang buta, menyembuhkan orang sakit, menghidupkan orang mati, berjalan di atas air dan masih banyak lagi sepertinya benar apa Yang Tuhan Yesus ceritakan bahwa dengan imam yang sebesar biji sesawi saja kamu dapat memindahkan gunung ke laut dan itu akan terjadi dan memang tidak mudah mempraktekkannya….. saya harus berpikir dua kali untuk menghayati Sabda Tuhan Yesus tersebut apalagi dalam topik bahwa Tuhan Yesus menggandakan dua ekor ikan dan lima roti jelai untuk memberi makan lima ribu orang….. betul-betul suatu peristiwa yang sangat luar biasa dan menakjubkan. Amin
      Tuhan Yesus memberi contoh bahwa kita tidak boleh memandang jumlah sesuatu yang kita miliki seharusnya kita serahkan kepada kekuasaan Tuhan yang menciptkan alam semesta.amin

    4. selamat ulang tahun S.Emma . salam yogie &family

    5. Mohon izin Sr Emma, bahan sharing akan saya pakai untuk lingkungan. pas untuk memasuki awal tahun ini. Terima kasih sebelumnya.
      “Selamat Natal & Tahun Baru 2013”
      dari Benedictus Suwandi Tjandra
      Bogor

    6. Renungan ini sangat berarti bagi saya kerena Roh Kudus telah mengilhami saya untuk proses penyembuhan sakitnya ponakan , sdr misan dan kwn.saya, terimakasih Bapa-Putera-Roh Kudus n Bunda Maria, kiranya proses berlanjut, mereka semuanya akan menikmati kebahagiaan bersama keluarganya, amin. Demi nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

    7. Luar biasa

    8. Yth, Sr. Emma, mhn. kejelasan, saat Tuhan Yesus msh. anak2 dan diajak ibuNya [Bunda Maria] hadir di acara perkawinan di Kanaa, minuman suguhan berupa air anggur kurang > Tuhan Yesus menolong dg. merubah air biasa menjadi air anggur dan disebutkan dihadiri murid2 Nya. Pertanyaannya adalah,masak masih kecil sudah punya murid ? Mhn. maaf kalau saya salah tafsir, terima kasih n Tuhan Yesus beserta kita, amin

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s