Category Archives: Sabda Tuhan dalam hidup sehari-hari

30 Nov 2017

Kamis. Pesta S. Andreas. Rm. 10:9-18; Mat. 4:18-22. Mereka segera meninggalkan jalanya lalu mengikuti Yesus. Andreas dan Simon saudaranya adalah nelayan. Pagi itu mereka sedang menebarkan jala di danau. Tiba-tiba ada suara orang yang memanggil. Mereka mendekat. Itulah Yesus dari Nasaret yang sekarang diam di Kapernaum. Ia guru keliling yang menyerukan supaya orang bertobat karena Kerajaan Allah sudah dekat. “Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.” Ikut Yesus? Kedua saudara itu saling memandang. Tak ada keraguan. “Siap, Guru!” Mereka meninggalkan segalanya, sumber nafkah mereka, keluarga mereka untuk ikut Yesus menjadi penjala manusia. Seberapa besar kerelaanku untuk ikut Yesus?

Advertisements

29 Nov 2017

Rabu. Dan. 5:1-6,3-14,16-17,23-28; Luk. 21:12-19. Karena nama-Ku kalian akan dibenci semua orang. Yesus tidak menjanjikan kepada para pengikut-Nya hidup yang enak di dunia ini. Ia sendiri ditolak, dibenci, dianiaya, dan akhirnya dibunuh. Di sepanjang masa murid Yesus menderita seperti Guru mereka. Mengapa? Karena gelap tidak menyukai terang. Gelap berusaha memadamkan terang, tapi tak bisa.  Kemenangan akhir sudah ada di tangan Kristus Raja. Bila kita berjalan bersama-Nya kita tidak berjalan dalam gelap. Hanya satu hal yang diminta Yesus kepada kita, yaitu supaya kita bertahan sampai akhir, maka kita akan beroleh hidup. Bertahan dalam kesulitan, kesesakan dan penderitaan. Bersama Tuhan Yesus kita kuat.