Category Archives: Sabda Tuhan dalam hidup sehari-hari

31 Juli 2015

Pw S. Ignasius dari Loyola. Im 23:1,4-11,15-16,27,34b-37; Mat 13:54-58. Pada hari yang pertama harus ada pertemuan kudus. Janganlah kamu melakukan suatu pekerjaan berat. Pesta Paskah dirayakan selama tujuh hari. Unsur penting dalam perayaan itu ialah berkumpul untuk pertemuan kudus. Bersama-sama mengenang karya agung Allah buat mereka dengan tarian dan nyanyian. Tak lupa perjamuan bersama untuk bersyukur atas kasih setia Allah yang memberi umat-Nya makan selama pengembaraan di padang gurun. Jangan kerja keras di masa itu, sebab orang bekerja untuk hidup dan bukan hidup untuk bekerja. Di atas segalanya, hidup memang pantas dirayakan karena berkat Tuhan yang berlimpah bagi kita setiap hari!

30 Juli 2015

Kel 40:16-21,34-38; Mat 13:47-53. Awan itu menutupi Kemah Pertemuan, dan kemuliaan Tuhan memenuhi Kemah Suci. Awan dalam Kitab Suci sering menandakan kehadiran Tuhan. Awan menutupi benda-benda di langit. Tapi kita tahu matahari atau bulan atau bintang ada di sana. Begitu juga awan menutupi kehadiran Tuhan. Ia ada, tapi tidak terlihat oleh mata kita karena Allah adalah Roh. Allah mahamulia yang bersemayam di surga sudi tinggal di tengah kita. Rumah yang dibaktikan kepada Allah di mana umat bisa menyembah-Nya adalah kudus. Maka pantaslah kita bersikap hormat dan berpakaian amat sopan di gedung-gedung gereja tempat kita menyembah Allah, dan tidak menjadikannya mal atau tempat rekreasi.