Category Archives: Sabda Tuhan dalam hidup sehari-hari

27 Agt 2016

Pw S. Monika. 1Kor 1:26-31; Luk 7:11-17. “Janganlah menangis”, kata Yesus kepada seorang janda yang mengantar putra tunggalnya ke makam. Itu bukan penghiburan kosong. Yesus akan mengembalikan anak itu kepada ibunya. Seketika dukanya berubah menjadi sukacita. Santa Monika yang kita rayakan pestanya hari ini terkenal sebagai pendoa yang penuh air mata. Ia sangat menderita karena Patrisius suaminya yang kejam dan kasar. Berkat doanya ia bertobat dan dibaptis. Agustinus putra tunggalnya seorang pemuda brandalan yang melakukan dosa demi dosa. Berkat doa ibunya disertai banyak air mata, Agustinus bertobat, bahkan menjadi imam, uskup dan orang kudus. Doa seorang ibu penuh kuasa!

26 Agt 2016

1Kor 1:17-25; Mat 25:1-13. Kami memberitakan Kristus yang tersalib… Bagi mereka yang terpanggil, Kristus adalah kekuatan dan hikmat Allah. Mewartakan seorang tokoh yang hebat dan terhormat tidak sulit. Tapi mewartakan seorang terpidana mati dengan cara yang paling hina sebagai penjahat, tunggu dulu. Bagi orang Yahudi ia menjadi batu sandungan. Orang Yunani menganggapnya suatu kebodohan. Walaupun begitu, berita tentang wafat dan kebangkitan Yesus demi keselamatan umat manusia telah tersebar sampai ke ujung-ujung bumi. Bagi kita orang beriman salib bukan lagi tanda yang hina, melainkan kekuatan, bukti nyata bahwa kasih mengalahkan kebencian, dan kebaikan mengalahkan kejahatan.