Monthly Archives: September 2018

30 Sep 2018

Minggu Biasa XXVI. Bil.11:25-29; Yak. 5:1-6; Mrk. 9:38-43,45,47-48. Jika tanganmu menyesatkan engkau, penggallah… Kedengarannya sadis amat. Kalau begitu, banyak orang menjalani hidup di dunia ini dengan tangan atau kaki yang dipenggal dan mata yang dicungkil. Tentu ucapan itu tidak dimaksud untuk diartikan secara harafiah, menurut huruf. Yesus hanya mau mengajarkan betapa berharga Kerajaan Allah itu. Jangan biarkan apa pun menghalangi kita masuk ke dalamnya. Mata, tangan dan kaki sangat berharga bagi kita, dan kita tidak mau kehilangan itu. Tapi Kerajaan Allah jauh lebih berharga. Jadi kalau harus memilih, lebih baik kehilangan mata, tangan atau kaki daripada kehilangan Kerajaan Allah.

29 Sep 2018

Pesta S. Mikael, Gabriel dan Rafael Malaikat Agung. Dan.7:9-10,13-14 atau Why.12:7-12a; Yoh.1:47-51. Kekuasaan-Nya kekal adanya dan kerajaan-Nya tidak akan binasa. Siapakah tokoh serupa Anak Manusia yang dilihat Daniel? Bukankah itu Yesus? Ia sendiri menunjuk kepada ayat itu di depan Mahkamah Agama. Yesus telah menyelesaikan misi-Nya di dunia ini dengan mendirikan Kerajaan Allah yang kekal dan tak dapat dibinasakan. Ia sudah bersama Bapa di surga, tetapi tetap tinggal bersama kita sampai akhir zaman. Bersama Yesus kita melanjutkan karya-Nya membangun Kerajaan Allah, yaitu Kerajaan kasih dan damai sejahtera di bumi, sampai saatnya kita bersatu dengan Dia yang disembah para malaikat dan malaikat agung.