Monthly Archives: December 2015

31 Des 2015

1Yoh 2:18-21; Yoh 1:1-18. Semua orang yang menerima Dia diberinya kuasa menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya. Allah Tritunggal yang kita sembah dan muliakan adalah juga Bapa kita yang mengangkat kita menjadi anak-anak-Nya. Status anak itu adalah anugerah yang kita terima bila kita percaya dalam nama-Nya. Percaya tidak cukup hanya dengan menerima kebenaran bahwa Allah ada, melainkan penyerahan bulat kepada-Nya. Percaya ialah menerima kedaulatan Allah atas hidup kita. Bukan lagi kita yang menentukan baik buruk menurut pertimbangan ekonomi atau politik. Percaya ialah melakukan apa yang berkenan kepada Tuhan dan yang memuliakan nama-Nya.

Advertisements

30 Des 2015

1Yoh 2:12-17; Luk 2:36-40. Hana mengucap syukur kepada Allah dan berbicara tentang kanak Yesus kepada semua orang yang menantikan kelepasan untuk Yerusalem. Hana seorang janda berusia 84 tahun. Ia melewatkan hari tuanya dengan berpuasa dan berdoa. Ia tak pernah meninggalkan Bait Allah. Dia orang kedua yang mengenali Yesus Mesias. Hatinya meluapkan syukur sehingga ia tidak bisa tinggal diam. Ia mewartakan Mesias kepada semua orang yang haus akan keselamatan dari Tuhan. Banyak orang di zaman ini merasa jenuh dan kehilangan semangat dan gairah. Hidup terasa kosong dan tidak berarti bagi mereka. Dunia menanti kesaksian kita bahwa hidup ini punya arti dan tujuan indah.