Monthly Archives: January 2015

31 Jan 2015

Pw S. Yohanes Bosko. Ibr 11:1-2,8-19; Mrk 4:35-41. Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya? Sementara taufan mengamuk dan murid-murid Yesus berteriak ketakutan, Yesus tidur dengan tenang di buritan. Yesus percaya betul pada beberapa murid-Nya yang nelayan kawakan. Sedangkan murid-murid-Nya tidak percaya bahwa mereka tak mungkin binasa selama Yesus hadir bersama mereka. Bila kita mengumpamakan Gereja dengan kapal Petrus, dan Yesus nakhodanya, atau paling sedikit hadir di dalam kapal itu, apakah kita takut akan taufan yang mengamuk? Apakah kita tidak percaya akan janji Yesus bahwa Ia akan menyertai kita sampai akhir zaman? Seperti Abraham kita mau maju terus menuju tanah terjanji.

Advertisements

30 Jan 2015

Ibr 10:32-39; Mrk 4:26-34. Biji itu yang paling kecil. Bagi kita ‘kecil’ sering berarti tidak berharga, bisa diremehkan dan diberi nilai ‘hanya’. Misalnya, hanya anak kecil, hanya perkara kecil, hanya dosa kecil, hanya kelompok kecil, yaitu minoritas. Tidak demikian bagi Allah. Maka Kerajaan Allah pun diumpamakan dengan biji sesawi. Jangan kita remehkan karena kecilnya, tapi perhatikan daya tumbuhnya. Ia bisa menjadi besar, sehingga burung-burung pun bersarang dalam rimbunannya. Tapi supaya biji kecil itu tumbuh menjadi pohon besar, ia perlu dipelihara. Bacaan pertama mengajak kita terus berpegang pada iman kita. Untuk itu perlu ketekunan, kesetiaan kita setiap hari.