Tag Archives: kasih

20 Feb 2011

Minggu Biasa VII. Im 19:1-2, 17-18; 1Kor 3:16-23; Mat 5:38-48. Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di surga. Ada banyak gelar untuk Allah, misalnya: Yang Maha Esa, Yang Mahakuasa, Maharahim, Mahamulia. Dalam surat pertama Yohanes, kita menemukan sebutan lain untuk Allah, yaitu “Kasih”. Allah adalah Kasih. Hanya bila kita ada dalam kasih, kita bisa bersatu dengan Allah. ‘Mengasihi musuh’ hanya ada dalam Kitab Suci kita. Kedengarannya begitu mustahil, dan kita bertanya-tanya apakah mungkin mengasihi orang yang membenci kita. Secara manusiawi tidak mungkin, tapi menjadi mungkin bila kita mengizinkan Allah, pengasih dan penyayang, mengasihi dengan hati kita.

8 Feb 2011

Selasa. Kej 1:20-2:4a; Mrk 7:1-13.Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh daripada-Ku. Kita memeras otak dalam merangkai kata-kata yang indah untuk liturgi, memakai waktu yang lama untuk melatih lagu puji-pujian dan membuat ibadat yang meriah dan syahdu. Tapi dalam perjamuan pesta kita tak ada tempat bagi orang miskin karena mereka tidak mempunyai baju dan alas kaki yang pantas. Para pegawai dan buruh kita hidup dari utang. Saudara yang kekurangan sia-sia mengetuk pintu. Rekan-rekan kita tidak merasa aman karena menjadi bahan gossip. Bagi Tuhan yang penting adalah ibadah hati: Melakukan kebenaran, keadilan dan kasih. Hanya kalau demikian, ibadah bibir dan puji-pujian kita juga berkenan kepada-Nya.