20 Jan 2021

Rabu. Ibr. 7:1-3,15-17; Mrk. 3:1-6. Yesus jengkel karena kedegilan mereka. Dengan marah Ia memandang sekeliling. Yesus tidak banyak marah. Sekali Ia marah kepada orang-orang yang menjadikan Bait Allah tempat berjualan seperti sarang penyamun. Di sini Ia marah karena orang-orang Farisi menutup hati mereka dan tidak mau menerima bahwa manusia lebih penting dari peraturan. Kadang marah itu perlu untuk menghentikan kejahatan. Ada seorang suami yang suka berjudi. Istrinya banting tulang untuk memenuhi kebutuhan keluarga dengan tiga anak. Mana kita tidak marah mendengar suami itu mencuri penghasilan istrinya untuk dihabiskan di meja judi? Semoga Tuhan membimbing kita kapan kita harus marah.

Comments are closed.