19 Mar 2020

HR S. Yusuf, Suami SP Maria. 2Sam. 7:4-5a,12-14a,16; Rm. 4:13,16-18,22; Mat.1:16,18-21,24a atau Luk. 2:41-51a. Yusuf suami-nya seorang yang tulus hati, dan tidak mau mencemarkan istrinya di muka umum, maka ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam. Maria hamil sebelum ia hidup bersama Yusuf. Ia bisa diadukan sebagai pezinah dan hukumannya ialah dirajam. Yusuf memilih dirinya dianggap orang yang tidak bertanggung jawab karena begitu saja meninggalkan perempuan yang dihamilinya. Tapi ia diberitahu oleh malaikat bahwa yang dikandung oleh Maria adalah dari Roh Kudus. Yusuf boleh memberi nama kepada anak itu, yang adalah Penebus dunia. Relakah kita melindungi orang yang kita anggap bersalah?

Comments are closed.