25 Sep 2019

Ezr. 9:5-9; Luk. 9:1-6. Sekalipun kami menjadi budak, tetapi da-lam perbudakan itu Allah tidak meninggalkan kami. Banyak orang menyangka mereka ditinggalkan Tuhan di saat mereka menderita. Imam Ezra meyakinkan kita bahwa dalam penderitaan paling pahit pun seperti perbudakan, Allah tetap menyertai kita. Ia mengakui dosa-dosa bangsanya yang menjerumuskan mereka ke dalam perbudakan: “Dosa kami telah menumpuk mengatasi kepala kami dan kesalahan kami telah membubung ke langit.” Namun penderitaan telah membuat mereka bertobat dan memurnikan mereka, sehingga mereka meng-alami kasih Allah melalui raja-raja Persia. Dapatkah kita menemukan kehadiran Tuhan di dalam penderitaan kita?

Comments are closed.