22 Sep 2019

Minggu Biasa XXV. Am. 8:4-7; 1Tim. 2:1-8; Luk.16:1-13. Hai kamu yang menginjak-injak orang miskin … Di zaman itu Kerajaan Israel kaya dan makmur. Tapi kekayaan ada di tangan sedikit orang, se-dangkan orang miskin bertambah banyak. Amos adalah nabi keadilan sosial. Ia menampilkan Allah yang membela hak orang miskin. Di mana saja ada orang miskin dan orang kaya. Di sini ada yang mati kelaparan; di sana ada yang mati kekenyangan. Seandainya yang kaya berbagi dengan yang miskin, keduanya hidup sejahtera. Tuhan memberi persediaan cukup untuk semua orang. Yang jadi soal ialah pembagian yang tidak merata. Baiklah kita usahakan agar setiap orang mendapat hak atas kehidupan: sandang, pangan, pendidikan.

Comments are closed.