19 Agt 2019

Hak. 2:11-19; Mat.19:16-22. Ia pergi dengan sedih sebab banyak hartanya. Orang kaya itu datang kepada Yesus minta petunjuk bagaimana memperoleh hidup yang kekal. Semua perintah sudah ia lakukan. Yesus menunjukkan jalan kesempurnaan kepadanya. Caranya dengan menjual segala miliknya, membagi-bagikannya kepada orang miskin dan ikut Yesus tanpa milik, tanpa beban. Orang kaya itu dihadapkan pada dua pilihan: Segala harta kekayaannya di dunia ini, yang nantinya harus ia tinggalkan juga, atau Yesus sebagai harta yang tunggal dan kekal. Ia menimbang-nimbang. Ia lebih mencintai harta duniawi yang nyata di depan matanya. Maka ia meninggalkan Yesus, tapi hatinya sedih. Apa pilihanku?

Comments are closed.