16 Jul 2019

Kel. 2:1-15a; Mat.11:20-24. Mengapa engkau memukul temanmu? Musa mempunyai rasa keadilan yang tinggi. Tapi ia dalam posisi yang sulit. Orang melihatnya sebagai orang Mesir: Ia anak angkat putri Firaun dan tinggal di istana. Ia dididik, berbicara dan berpakaian seperti orang Mesir. Tapi dalam hatinya ia tahu ia adalah orang Ibrani yang diperbudak di Mesir. Orang-orang malang itulah saudaranya yang ia cintai dan ia bela. Ia tak dapat menahan diri melihat seorang Ibrani dipukul orang Mesir. Malang baginya orang Mesir itu mati di tangannya. Ia tidak berhasil menghapuskan jejaknya sehingga nyawanya sendiri terancam. Rasa keadilan saja tidak cukup, perlu diimbangi dengan kasih dan kebijaksanaan.

Comments are closed.