4 Jun 2019

Kis. 20:17-27; Yoh.17:1-11a. Penjara dan sengsara menunggu aku di Yerusalem. Tapi aku tidak menghiraukan nyawaku sedikit pun. Seperti Yesus dahulu, Paulus pun bertekad ke Yerusalem, walaupun ia tahu ia akan ditangkap di sana. Ia tidak takut mati, sebab bagi dia yang pokok ialah mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan Tuhan kepadanya untuk memberi kesaksian tentang Injil kasih karunia Allah. Ia telah memberitakan Kerajaan Allah tanpa kenal lelah, dalam keadaan baik maupun buruk, bila diterima maupun ditolak, bila dipuji maupun dicemooh. Maka dengan penuh iman dan harapan ia menantikan janji Kristus digenapi dalam dirinya, yaitu hidup yang kekal.

Comments are closed.