23 Mar 2019

Mi. 7:14-15,18-20; Luk.15:1-3.11-32. Biarlah Ia kembali menyayangi kita, menghapuskan kesalahan-kesalahan kita dan melemparkan segala dosa kita ke tubir-tubir laut. Itulah ungkapan tobat Israel yang dicatat oleh nabi Mikha. Seperti itulah yang dialami si bungsu dalam kisah Injil hari ini. Ia telah menghamburkan harta bapanya, tak pantas disebut anak bapa. Namun bapanya menerima dia dengan penuh belaskasih. Ia kembali menyayanginya sebagai anak, bukan sebagai orang upahan. Semua kesalahannya telah dihapuskan, nyata dari pesta besar yang diselenggarakan bapa untuk merayakan anak-nya yang pulang. Belaskasih Allah selalu lebih besar dari kedosaan kita. Apa yang menghalangi kita untuk percaya?

Comments are closed.