9 Feb 2018

1Raj. 11:29-32; 12:19; Mrk. 7:31-37. Ia menjadikan segala-galanya baik. Yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berbicara. Apa yang dilakukan Yesus adalah cerminan dari Allah yang menjadikan segala-galanya baik. Dosalah yang merusak segala-nya sehingga ada maut, kejahatan, penyakit dan cacat. Tindakan Yesus adalah memperbaiki segala yang dirusak dosa. Yang mati dihidupkan, yang jahat bertobat, yang sakit jadi sembuh, yang cacat jadi normal. Yesus menugaskan kita murid-murid-Nya untuk melanjutkan karya-Nya di dunia, masing-masing menurut bakat dan rahmat dari Roh Kudus. Untuk berbuat baik tidak perlu modal atau sarana. Yang perlu adalah segudang cinta yang berbelas kasih.

Comments are closed.