19 Jan 2018

1Sam. 24:3-21; Mrk. 3:13-19. Dari orang fasik timbul kefasikan. Saul benci pada Daud karena kemenangan-kemenangannya. Dengan tiga ribu orang ia mengejar Daud hendak membunuhnya. Saul masuk sebuah gua untuk membuang hajat. Daud sedang sembunyi di situ. Itu kesempatan baik untuk membunuh Saul, tapi Daud hanya memotong punca jubahnya. Di luar gua Daud menyusul Saul. “Tuanku raja, aku tadi bisa membunuhmu, tapi aku sayang padamu. Tanganku bersih dari kejahatan. Menurut peribahasa: Dari orang fasik timbul kefasikan.” Maksudnya: “Kau jahat, maka berbuat jahat. Aku tidak jahat, dan tidak mau berbuat jahat seperti kau.” Jadi kita yang baik janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan.

Comments are closed.