11 Jan 2018

Kamis. 1Sam 4:1-11; Mrk. 1:40-45. Hati Yesus tergerak oleh belas kasihan. Orang itu menyandang penyakit kulit yang sulit disembuhkan. Ia dianggap najis, dan siapa pun yang menyentuhnya menjadi najis pula. Penuh iman ia memohon: “Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku.” Yesus berkata: “Aku mau…” Ia sembuh bukan karena kata-kata dan sentuhan magis Yesus, tapi karena imannya yang teguh akan kuasa Allah yang bekerja dalam diri Yesus. Dalam bacaan pertama, kehadiran tabut di medan pertempuran tidak membawa kemenangan bagi Israel. Yang perlu adalah iman dan hidup kudus serta pertobatan. Tabut Tuhan, betapa pun kudusnya, bukan benda magis. Tuhan memandang hati kita yang memohon.

Advertisements

Comments are closed.