9 Jan 2018

1Sam. 2:1,4-5,6-7; Mrk. 1:21b-28. Hatiku bersukaria karena Tuhan; aku bersukacita karena pertolongan-Mu. Itulah permulaan puji-pujian Hana. Bertahun-tahun lamanya wanita mandul itu berdoa mohon dikaruniai anak. Setelah mendapat seorang putra yang diberi nama Samuel, ia menyerahkannya kepada imam Eli: “Untuk mendapat anak inilah aku berdoa dan Tuhan telah memberikannya. Maka aku pun menyerahkannya kepada Tuhan seumur hidup …” Waktu itu Samuel berumur tiga tahun dan baru saja disapih. Hana mengerti bahwa anak bukan miliknya, melainkan titipan Allah untuk dikembalikan kepada-Nya. Semoga Ibu-ibu kita merelakan anak-anak mereka menjadi milik khusus Tuhan sebagai imam atau biarawan-biarawati.

Comments are closed.