Daily Archives: 22 November 2017

22 Nov 2017

Pw S. Sesilia. 2Mak. 7:1,20-31; Luk.19:11-28. Terimalah maut itu, supaya aku mendapat kembali engkau dan kakak-kakakmu di masa belas kasihan kelak. Ibu dan ketujuh anaknya dihadapkan pada pilihan: Tetap hidup dengan melepaskan iman nenek moyang, atau mati. Keenam anaknya memilih mati. Tinggal si bungsu kesayangan Ibunya. Kepadanya dijanjikan kekayaan, jabatan, dan menjadi sahabat raja. Tawaran yang menggiurkan. Ibu itu disuruh membujuk anaknya untuk menerima tawaran itu. Tapi dengan teguh berpegng pada iman, ia memberi nasihat yang sebaiknya. “Semua di dunia ini akan lenyap. Maut hanya pintu ke hidup kekal. Maka terimalah maut supaya kita bertemu dengan kakak-kakakmu dalam belaskasih Allah.”