19 Okt 2017

Kamis. Rom.3:21-30; Luk.11:47-54. Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Kristus wafat dengan mencurahkan darah-Nya bagi pengampunan dosa kita. Kita yang beriman telah didamaikan dengan Allah dan sesama. Relasi kasih dan damai adalah rencana Allah bagi manusia. Damai membuat kita tenang dan bahagia, mampu mengembangkan segala potensi. Sebaliknya si jahat selalu membangkitkan permusuhan yang meme-cah-belah dan merusak. Lihat para ahli Taurat dan orang Farisi yang terus berusaha memancing Yesus supaya dapat menangkap-Nya berdasarkan ucapan-Nya. Mereka menutup pintu kerahiman Allah bagi diri sendiri dan orang lain. Sayang!

Advertisements

Comments are closed.