9 Okt 2017

Yun. 1:1-17; 2:10; Luk. 10:25-37. Ketika orang Samaria melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ia pergi kepadanya lalu membalut luka-lukanya. Belaskasih adalah sifat Allah. Orang Samaria yang dianggap musuh bangsa Israel menunjukkan sifat itu. Belaskasihnya mendorong dia untuk menolong sampai tuntas orang yang dianggap musuh bangsanya. Maka ia dijadikan model oleh Yesus: “Perbuatlah demikian.” Berbeda dengan Yunus yang diutus untuk menunjukkan belaskasih Allah kepada orang Niniwe. Yunus menilai mereka tak pantas dikasihani dan diampuni. Maka ia pergi ke arah berlawanan, jauh dari Tuhan. Tapi Allah sebagai pendidik yang baik, membawa Yunus kembali untuk melaksanakan misiya.

Advertisements

Comments are closed.