7 Mei 2017

Minggu Paskah IV. Kis. 2:14a,36-41; 1Ptr. 2:20b-25 10:1-10. Ketika dicaci maki, Ia tidak membalas dengan caci maki, tetapi menyerahkannya kepada Dia yang menghakimi dengan adil. Kita bisa geli melihat tingkah laku balita. Kalau temannya mencibir, dia mencibir kembali. Kalau temannya memukul, dia pukul kembali. Sering pola itu kita teruskan sampai besar dan dewasa. Orang mencaci kita, kita balas dengan caci maki. Hukum lama berbunyi:”Mata ganti mata, gigi ganti gigi.” Maksudnya, jangan membalas dengan berlebihan. Tapi hukum Kristus berbunyi: “Kasihilah musuhmu. Balaslah kejahatan dengan kebaikan.” Seandainya semua orang mengikuti hukum itu, tak ada lagi perselisihan, tak ada lagi perang di dunia. Hanya ada damai.

Comments are closed.