1 Feb 2017

Rabu. Ibr. 12:4-7,11-15; Mrk. 6:1-6. Seorang nabi dihormati di  mana-mana, kecuali di tempat asalnya sendiri, di antara kaum keluarganya dan di rumahnya. Menghormati orang artinya mengakui dan menghar-gai martabat, kedudukan atau kemampuan orang itu di atas diri kita. Pada dasarnya kita suka menang dan berlomba untuk menang, bukan untuk kalah. Di kalangan sendiri kita ingin menjadi yang paling hebat. Sulit menerima kelebihan orang dekat, apalagi kalau kita mengenal-nya sejak ia masih ‘anak ingusan’, belum apa-apa. Orang-orang Nasaret mengenal Yesus sebagai anak tukang kayu. Mereka sulit merubah pandangan mereka tentang Dia sebagai nabi. Bagaimana saya memandang orang-orang di sekitarku?

Comments are closed.