18 Nov 2016

Jumat. Why 10:8-11; Luk 19:45-48. Rumah-Ku adalah rumah doa. Tetapi kalian telah menjadikannya sarang penyamun! Rumah Allah adalah pusat hidup orang Yahudi. Ke situlah orang pergi beribadah, membawa kurban, memuji, memuliakan, bersyukur dan memohon kepada Tuhan. Ada bagian untuk perempuan, terpisah dari bagian laki-laki. Begitu juga ada bagian khusus untuk orang asing. Sumbangan dan pajak untuk Bait Suci harus dibayar dengan mata uang khusus. Maka berkumpullah para penukar uang dan para penjual hewan kurban. Jadilah suasana pasar: Tawar menawar bercampur bunyi lembu, kambing domba dan burung. Sia-sia orang mencari suasana hening untuk berdoa. Masakan keadaan itu dibiarkan saja?

Comments are closed.