26 Sep 2016

Senin. Ayb 1:6-22; Luk 9:46-50. Tuhanlah yang memberi, Tuhanlah yang mengambil, terpujilah nama Tuhan. Itu ucapan terkenal dari Ayub yang semula sehat, memiliki banyak anak dan harta. Tuhan mengizinkan iblis mencobainya. Ayub kehilangan kesehatannya, semua anaknya dan hartanya. Tetapi ia tidak kecewa atau marah. Selagi ia sejahtera, ia tahu semua itu pemberian gratis dari kemurahan Allah. Ia tidak berhak menerimanya. Ia bisa membedakan mana Tuhan dan mana pemberian-Nya. Jadi ketika semuanya diambil daripadanya, satu hal tetap dipegangnya, yaitu imannya. Ia percaya Tuhan pantas dipuji, baik kalau Ia memberi, maupun kalau Ia mengambil. Itulah hak Tuhan sebagai pemilik segala sesuatu.

Comments are closed.