25 Sep 2016

Minggu Biasa XXVI. Am 6:1a,4-7; 1Tim 6:11-16; Luk 16:19-31. Di antara kami dan engkau terbentang jurang yang tak terseberangi. Di masa hidup mereka, Lazarus si pengemis berbaring dekat pintu rumah si kaya. Ia melihatnya dengan jelas, dan kalau mau, ia tinggal mengulurkan tangannya untuk membantu si miskin hidup layak sebagai sesama manusia. Tetapi ia tidak melakukannya. Ia telah menciptakan jurang yang lebar antara dirinya dengan kaum jembel. Sesudah keduanya mati, jurang yang diciptakan si kaya di bumi, tetap ada sehingga ia tidak bisa menerima bantuan. Kita bisa menciptakan jurang, menjadikan jurang antara kaya miskin makin lebar. Bisa juga menciptakan jembatan, menyatukan semua orang sebagai saudara.

Comments are closed.