9 Sep 2016

1Kor 9:16-19,22b-27; Luk 6:39-42. Mengapa engkau melihat selumbar dalam mata saudaramu, sedangkan balok dalam matamu sendiri tidak kauketahui? Itu dikatakan tentang orang yang cepat melihat dan menghakimi orang lain yang bersalah, sementara dia tidak sadar akan kesalahannya sendiri. Misalnya: “Hati-hati terhadap orang itu, jangan jadikan dia bendahara. Dia tidak bisa dipercaya.” Padahal si pembicara lebih tidak bisa dipercaya. Begitulah sifat manusia pada umumnya. Yesus menyuruh kita lebih dulu mengeluarkan balok dari mata kita sebelum mengeluarkan selumbar dari mata orang lain. Maksudnya, kita perlu mengoreksi diri lebih dulu sebelum mengoreksi orang lain.

Comments are closed.