20 Agt 2016

Sabtu. Pw S. Bernardus. Yeh 43:1-7a; Mat 23:1-12. Inilah tempat takhta-Ku… Di sinilah Aku akan tinggal di tengah orang Israel untuk selama-lamanya. Allah Pencipta yang mahabesar, yang hadir di mana-mana tak bisa dikurung dalam Bait atau gedung, dalam tabut atau tabernakel. Namun ada tempat-tempat yang dikhususkan bagi-Nya. “Rumah Doa” dikuduskan karena ke situlah orang pergi untuk berkomunikasi dengan Allahnya. Maka kita hormati tempat-tempat itu sebagai “Rumah Doa”, dan tak mau mencemarkannya menjadi sarang penyamun atau tempat berjualan, atau tempat gosip, tempat jajan atau tempat pamer baju minim. Apakah gereja-gereja kita sudah pantas menjadi tempat kudus bagi Allah?

Comments are closed.