8 Agt 2016

Senin. Pw S. Dominikus. Yeh 1:2-5,24 – 2:1a; Mat 17:22-27. Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia; mereka akan membunuh Dia, tetapi pada hari ketiga Ia akan dibangkitkan. Mati di usia muda, di kala orang masih di puncak kekuatannya, adalah sesuatu yang sangat tragis. Tidak heran para murid sedih mendengarnya. Yesus mengucapkannya seolah itu suatu hal yang biasa, tapi dalam satu nafas dengan kebangkitan. Ya, kematian Yesus tak bisa dipisahkan dari kebangkitan-Nya. Bagi kita yang percaya, maut tidak menakutkan lagi. Maut hanya sebuah pintu, suatu peralihan kecil menuju hidup kekal bersama Yesus. Tidak heran kalau banyak orang lansia dan sakit merindukan saat itu: “Datanglah Tuhan Yesus, datanglah!”

Comments are closed.