20 Jul 2016

Yer 1:1,4-10; Mat 13:1-9. Sebelum engkau keluar dari kandung-an, Aku telah menguduskan engkau. Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa. Tidak ada orang yang lahir secara kebetulan. Mungkin ia tidak dikehendaki orangtuanya, tapi ia dikehen-daki Allah. Sang Pencipta mempunyai rencana indah bagi kita masing-masing. Tergantung dari kita apakah mau bekerjasama de-ngan Allah untuk mewujudkan impian yang indah itu atau tidak. Sejak dalam kandungan anak itu dikuduskan; ia milik Roh Kudus. Siapakah kita sehingga berani merenggut nyawa makhluk milik Roh Kudus? Siapakah kita sehingga berani membuat atau menyetujui undang-undang yang menganggap aborsi itu sah-sah saja?

Comments are closed.