15 Jul 2016

Pw S. Bonaventura. Yes 38:1-6,21-22,7-8; Mat 12:1-8. Telah Kudengar doamu dan telah Kulihat air matamu. Raja Hizkia jatuh sakit. Kata Yesaya ia harus menyampaikan pesan terakhir pada keluarganya, sebab ajalnya sudah dekat. Hizkia belum siap mati. Ia berdoa sambil menangis. Tuhan sungguh peduli; Ia mnghitung setiap air mata kita. Hizkia diberi hidup 15 tahun lagi. Kita semua tahu cepat atau lambat kita harus mati. Bagaimana perasaan saya? Apakah saya siap untuk berangkat? Atau saya minta perpanjangan waktu? Apa yang akan saya lakukan selama waktu perpanjangan itu? Ingat, Tuhan menghendaki belas kasihan, bukan kurban. Siapa yang saat ini paling membutuhkan belas kasihanku? .

Comments are closed.