7 Jul 2016

Hos 11:1,3-4,8c-9; Mat 10:7-15. Aku ini Allah dan bukan ma-nusia, yang Kudus di tengah-tengahmu, dan Aku tidak datang untuk menghanguskan. Allah adalah Roh yang sempurna. Kita tidak bisa membayangkan-Nya. Maka kita suka menggambarkan Allah seperti kita. Kita bicara tentang tangan Allah, mata Allah, hati Allah. Kita juga membayangkan Allah berpikir dan merasa seperti kita: bisa gembira, marah dan menghukum manusia karena dosa dan pelanggarannya. Nabi Hosea mewartakan Allah yang kudus, maha kasih, maha peng-ampun. Dia datang untuk menyelamatkan, bukan untuk merusak atau membinasakan. Kita telah diciptakan menurut gambar Allah. Maka sifat-sifat ilahi itu pun perlu nampak dalam diri kita.

Comments are closed.