9 Mei 2016

Senin. Kis 19:1-8; Yoh 16:29-33. Aku tidak seorang diri, sebab Bapa menyertai Aku. Yesus bukan superman yang tidak bisa merasa sakit. Ia sama dengan kita dalam segala hal, kecuali dalam hal dosa. Ia mengalami segala penderitaan kita seperti pedih dan sedih karena ditinggalkan dan kesepian. Ketika Ia ditangkap dan diperlakukan dengan sewenang-wenang oleh lawan-Nya, tak ada dari kawan-kawan-Nya yang menemani dan membela. Tapi Yesus tidak marah, kecewa atau putus asa. Biar merasa ditinggalkan oleh manusia bahkan oleh Bapa, Ia tahu Bapa tetap beserta Dia, juga dalam kegelapan yang paling gelap. Maka dapatlah Ia menyerahkan nyawa-Nya ke tangan Bapa.

Comments are closed.