14 April 2016

Kis 8:26-40; Yoh 6:44-51. Roti yang Kuberikan itu adalah daging-Ku yang akan Kuberikan untuk hidup dunia. Perkataan Yesus itu membuat orang gempar dan protes. Masakan kita harus menjadi kanibal? Mengerikan! Yesus tidak menarik kembali perkataan-Nya. Tapi janganlah diartikan sebagai kanibalisme. Yesus memberi diri sampai mati untuk kita. Untuk menyatu dengan kita, Ia menghadirkan diri dalam roti yang kita makan. Ada pepatah “kita menjadi apa yang kita makan.” Bila kita menyantap ekaristi, kita menyatu dengan Kristus yang hadir dalam rupa roti. “Bukan lagi aku yang hidup, tapi Dia dalam aku.” Perlu orang-orang seperti Filipus yang mau menjelaskan misteri itu kepada orang yang seperti “sida-sida dari Etiopia.”

Comments are closed.