12 April 2016

Selasa. Kis 7:51 – 8:1a; Yoh 6:30-35. Akulah roti hidup. Barangsiapa datang kepada-Ku tidak akan lapar lagi. Yesus menunjuk kepada diri-Nya sebagai roti hidup yang membawa kepada hidup yang kekal. Dia memberi kepuasan dan kenikmatan yang sempurna. Memiliki Dia memberi rasa cukup, tak ada sesuatu yang melebihi Dia. Itu sudah dihayati oleh Stefanus secara sempurna. Maka dalam penderitaan hebat yang ia alami karena penganiayaan musuh-musuh Tuhan, ia boleh mengecap kebahagiaan kekal itu. Dia melihat langit terbuka dan Anak Manusia berdiri di sebelah kanan Allah. Yesus memberi kita Ekaristi, kehadiran-Nya yang nyata di tengah kita. Di situ kita menya-tu dengan Dia yang membawa kita ke tujuan akhir, hidup kekal.

Comments are closed.