1 April 2016

Kis 4:1-12; Yoh 21:1-14. Murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: “Itu Tuhan.” Mereka bekerja sepanjang malam tanpa hasil. Menjelang pagi mereka pulang. Ada suara berseru dari pantai “Tebarkan jala di sebelah kanan perahu!” Dalam sekejap jala penuh ikan sehingga tak bisa ditarik. Petrus sangat sibuk dengan ikan yang banyak itu. Tapi murid yang dikasihi melihat lebih jauh. Ia tidak terpaku pada pemberian, tapi mencari siapa yang memberi. Dan ia mengenali si Pemberi, yaitu Yesus, pemberi segala kelimpahan. “Itu Tuhan!” Apakah kita sibuk menghitung segala pemberian Tuhan? Ataukah kita mempunyai pandangan kontemplatif untuk melihat Tuhan di balik segala kebaikan yang kita terima?.

Comments are closed.