23 Mar 2016

Yes 50:4-9a; Mat 26:14-25. Aku meneguhkan hatiku seperti teguhnya gunung batu… Dia yang menyatakan aku benar sudah dekat. Setelah ‘bom Jakarta’ bulan Januari lalu, muncul reaksi “Aku tidak takut!” Tepat sekali. Musuh bertujuan menakut-nakuti, karena ketakutan melumpuhkan. Belum apa-apa, orang sudah mati ketakut-an. Perlu meneguhkan hati seperti hamba Tuhan, seperti Yesus. Ia tahu Yudas si pengkhianat ada di situ, makan bersama mereka. Tapi ada yang lain yang lebih dekat lagi, yaitu Bapa. “Bapa dan Aku adalah satu”, kata Yesus. Dialah yang menyatakan Yesus benar dengan membangkitkan-Nya dari mati. Sengsara dan maut upah dosa dikalahkan Yesus dalam tubuh-Nya yang tak kenal dosa.

Comments are closed.