24 Jan 2016

Minggu Biasa III. Neh 8:3-5a,6-7,9-11; 1Kor 12:12-30 (12:12-14,27); Luk 1:1-4; 4:14-21. Semua orang menangis ketika mendengar kalimat-kalimat Taurat. Itu terjadi karena Kitab Taurat dibacakan dengan jelas, diberi keterangan sehingga dimengerti. Umat juga mendengarkan dengan perhatian, walaupun waktunya lama, dari pagi sampai tengah hari. Kita belum pernah mengalami bahwa semua orang di gereja menangis ketika dibacakan Injil, kabar baik yang menyentuh dan menantang. Mengapa? Mungkin karena membacanya kurang jelas, tidak diberi keterangan, sehingga umat tidak mengerti dan tidak memperhatikan. Padahal di situlah inti liturgi kita, bukan dalam banyaknya bunga atau canggihnya paduan suara.

Comments are closed.