11 Jan 2016

1Sam 1:1-8; Mrk 1:14-20. Mengapa hatimu sedih? Bukankah aku lebih berharga bagimu daripada sepuluh anak laki-laki? Di zaman itu nilai perempuan hanya diukur dari anak-anak yang ia lahirkan bagi suaminya. Hana sedih karena sudah sekian tahun menikah, belum juga dikaruniai anak. Berbeda dengan Penina, istri Elkana yang lain, yang punya beberapa anak. Apalagi Penina suka menyakiti hati Hana, membuatnya menangis dan tak mau makan. Elkana yang sangat mencintai Hana, tidak dapat menghiburnya sedikit pun. Sering kita juga seperti Hana, sedih karena terfokus pada apa yang tidak kita punya. Maka kita tidak bisa menghargai dan mensyukuri hal-hal lain yang kita punya, yang Tuhan berikan kepada kita.

Comments are closed.