8 Des 2015

HR SP Maria dikandung tanpa noda. Kej 3:9-15,20; Ef 1:3-6, 11-12; Luk 1:26-38. Manusia itu memberi nama Hawa kepada istrinya, sebab dialah yang menjadi ibu semua yang hidup. Sesudah berdosa, Hawa tidak langsung mati. Ia masih diberi kesempatan hidup bahkan mendapat tugas luhur menjadi ibu segala yang hidup. Tapi anak-anak ibu berdosa ini lahir dalam dosa. Datanglah Maria, Hawa kedua yang menjadi ibu segala yang hidup juga. Tapi hidup ini adalah hidup baru, hidup penuh rahmat, hidup sebagai anak-anak Allah. Hawa yang pertama ingin menjadi seperti Allah. Hawa yang kedua menyebut diri hamba Allah. Maria mengajak kita melayani sebagai hamba, supaya menjadi sahabat Yesus dan anak terkasih Bapa.

Comments are closed.