12 Nov 2015

Pw S. Yosafat. Keb 7:22 – 8:1; Luk 17:20-25. Kebijaksanaan merupakan pantulan cahaya kekal, cermin tak bernoda kegiatan Allah serta gambar kebaikan-Nya. Beberapa orang membuat kita kagum karena keahliannya, ketrampilannya, kekuatannya, dll. Tapi mungkin yang paling mengagumkan adalah orang yang bijaksana. Ada yang hafal banyak kata-kata mutiara atau ucapan para bijak. Tetapi belum tentu dia itu orang yang bijak. Kebijaksanaan nampak dari perilaku yang memancarkan kehadiran Allah dalam dirinya, Allah yang maha baik, maha kudus dan kekal. Itu bukan hasil hafalan, tapi buah hidup dalam persatuan dengan Allah. Sabda kebenaran yang dibaca dan direnungkan sudah menjadi darah daging dalam dia.

Comments are closed.