6 Nov 2015

Rm 15:14-21; Luk 16:1-8. Aku telah mewartakan Injil Kristus dengan sepenuh-penuhnya. Paulus tidak tanggung-tanggung dalam menjalani panggilannya sebagai pewarta. Ia memakai segala tenaganya, waktunya, dayanya. Ia tidak kenal lelah, takut atau bosan. Ia pantang mundur, betapa besar pun bahaya dan tantangan yang ia hadapi. Apa rahasianya? Ia tidak menganggap diri manusia super atau jagoan. Tak segan-segan ia mengakui kelemahannya. Kekuatan-nya ada pada Tuhan yang ia andalkan dengan sepenuh-penuhnya. Bahkan ia berani mengatakan bahwa bukan lagi dia yang hidup, melainkan Kristus hidup dalam dia. Kita belajar dari Paulus untuk semakin mengandalkan Tuhan yang bekerja dalam diri kita juga.

Comments are closed.